Jadi Pemimpin Perusahaan Ideal bagi Semua Orang

Di era yang penuh perubahan cepat dan penuh ketidakstablian, yang diperlukan adalah kepemimpinan yang berbeda untuk memperkaya dan memperkuat daya saing perusahaan.

Bukan saja pimpinan perusahaan yang harus memiliki kepemimpinan, kepemimpinan harus dimiliki oleh semua orang di setiap jajaran jika sebuah perusahaan ingin tampil sebagai pemenang.

Kepemimpinan pada dasarnya tidak bisa berjalan sendirian. Kepemimpinan muncul karena kerja sama dengan orang lain. Tanpa orang lain, tidak ada pemimpin. Dengan demikian, kepemimpinan bukanlah upaya satu orang saja, melainkan melibatkan kerja sama tim. Pergerakan kegiatan kepemimpinan tidak selalu dari atas ke bawah, tetapi juga kepemimpinan menyamping, yaitu membangun kerja sama Tim.

Pemimpin Perusahaan

Anne Cummings, profesor di bidang manajemen dari universitas Wharton setuju dengan pendapat Useem bahwa semua pegawai bisa menjadi pemimpin. Menurut Cummings, semua karyawan perlu menerapkan “kepemimpinan horizontal.” Pendapat ini juga ditunjang oleh Jack Welch, pemimpin legendary di GE, perusahaan raksasa dunia.

Welch mengatakan bahwa untuk menjalankan bisnis yang besar dan sukses diperlukan satu tim yang handal yang bisa bekerja sama, saling percaya, dan saling menghargai. Tanpa ketiga kualitas ini, akan sulit bagi sebuah perusahaan untuk mendongkrak prestasinya agar bisa tampil prima di kancah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Sebuah kegiatan usaha tidak bisa dijalankan oleh bagian penjualan saja, bagian produksi saja, bagian keuangan saja, bagian SDM saja, ataupun bagian layanan masyarakat saja. Semua bagian ini harus bisa bekerja sama untuk menghasilkan produk dan jasa yang bisa memuaskan pasar, yang pada akhirnya bisa memberi nilai bagi seluruh kegiatan usaha, dan tentunya bagi para pemegang saham. Semua ini bisa berjalan jika ada kerja sama tim.

Dengan demikian perusahaan perlu memupuk kepemimpinan menyamping, yakni kemampuan untuk memberikan kontribusi positif bagi sesama anggota tim. Pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman yang dimiliki oleh A, ditambah pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki oleh B, C, D dan E, akan menghasilkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kolektif yang memiliki nilai berlipat kali ganda yang bisa dimanfaatkan baik oleh masing-masing individu untuk saling memperkaya diri, juga oleh perusahaan untuk mencari alternatif dan solusi yang paling tepat untuk sukses di arena persaingan bisnis.

Semua ini bisa terjadi jika A, B, C, D, dan E mau saling berbagi dan bekerja sama untuk mengharmonisasikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman masing-masing agar bisa saling menambah nilai menjadi energi yang luar biasa untuk memecahkan masalah dan menciptakan perubahan-perubahan yang bermanfaat bagi kemajuan bersama. Tanpa semangat kerja sama yang tinggi, maka nilai pengetahuan dan pengalaman tidak bisa dilipatgandakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *