Snack Bikini bandung Remas Aku

Snack Bikini Ternyata Bukan Produksi Bandung

Snack Bikini Ternyata Bukan Produksi Bandung. Mungkin anda sedikit mengerenyitkan dahi saat mengetahui fakta sesungguhnya, Simak terus beritanya disini

Snack Bikini Bihun Kekinian

Dalam minggu ini di awal bulan Agustus 2016, Khalayak ramai dihebohkan dengan adanya Snack yang menurut pandangan Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) dianggap sebagai Snack Seronok. Karena ada tiga Point Penting yang menjadi acuan yaitu

  • Penggunaan nama Snack Bikini yang menurut harfiah adalah Jenis Pakaian renang yang memiliki dua potongan, hanya menutup bagian Payudara Wanita dan bagian Kemaluan Wanita.
  • Gambar Pakaian renang dua Potong berwarna Biru serta menonjolkan eksploitasi bagian tubuh wanita
  • Tagline Remas aku memberikan persepsi kabur bagi para Konsumen yang segmenya mayoritas anak anak

Pemilik Snack Bikini adalah Remaja

Wanita berinisial TW diketahui sebagai pemilik dari Produsen Snack Bikini, Remaja berusia 19 tahun ini diketahui sedang kuliah jurusan bisnis di salah satu Universitas di Bandung

Pemilik Snack Bikini bekerjasama dengan lima temannya untuk memproduksi sekaligus memasarkan Snack Bikini melalui Media Online dengan sistem Penjualan langsung serta Resseller ke berbagai kota diantaranya Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Semarang, Cikampek, Cilacap, Margasih, Ngamprah, Semarang, Yogyakarta, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Dll.

Snack Bikini Ternyata Bukan Produksi Bandung

Setelah melakukan penelusuran yang mendalam melalui tim Khusus IT, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung mengetahui dengan pasti letak Produksi Snack Bikini yaitu di Daerah Depok. Dibantu dengan aparat kepolisian, BPOM Bandung melakukan Penggerebekan rumah Produksi yang digunakan sebagai tempat pengolahan serta pusat distribusi Snack Bihun Kekinian.

Simak Juga pembahasan Snack Mie Bikini Bihun Kekinian yang vulgar

Hal ini cukup mengherankan mengingat jarak antara Bandung dan Depok yaitu sekitar 175 Kilometer atau sekitar empat jam perjalanan Darat. Namun, bisa jadi hal ini dikarenakan Cemilindo bandung selaku Produsen menggunakan embel embel Kota Bandung karena Kota ini telah menjadi Image sebagai pusat Cemilan dan Jajanan yang sangat terkenal di Indonesia.

Walikota Bandung Ridwan Kamil pun merasa geram dengan kemunculan Snack Bikini, Beberapa waktu lalu saat di wawancarai oleh Wartawan, Ridwan Kamil menjelaskan boleh saja siapapun melakukan usaha bisnis dengan Kreatifitasnya sendiri, akan tetapi harap juga memperhatikan norma norma yang berlaku di masyarakat.

Kini Masyarakat Bandung bisa sedikit mengurangi keresahannya, Snack Bikini Ternyata Bukan Produksi Bandung. Setelah dilakukan pengungkapan oleh pihak terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *