Pasar Malam, Hiburan Idola Hiburan bagi Masyarakat Menengah ke Bawah

Kilau cahaya yang berwarna-warni tampak begitu sedap dipandang mata di tengah-tengah temaramnya suasana pedesaan, Kamis (1/12/2016) malam. Ada yang berbeda kali ini di kawasan yang sudah terbiasa sunyi itu.

Terdengar begitu jelas suara gaduh celotehan masyarakat serta terlihat kerumunan orang berlalu lalang dari anak-anak, remaja hingga orangtua menghiasi satu titik lokasi di kawasan tersebut. Iya… diantara jalan raya Demak – Godong, tepatnya di Kecamatan Dempet, Demak, Jawa Tengah sedang berlangsung acara pasar malam tradisional.

Langit di Demak mala mini tampak mendung, namun tak menyurutkan minat masyarakat untuk berkunjung ke pasar malam tradisional. Meski telah bermunculan berbagai hiburan yang disajikan lebih modern, sepertinya pasar malam tradisional tetap tak lekang dimakan jaman.

Di era perkembangan globalisasi saat ini, pasar malam tradisional masih menjadi idola untuk menghibur masyarakat menengah ke bawah khususnya di pedesaan. Bagi mereka, pasar malam merupakan satu alternatif tempat hiburan yang murah meriah dan tentunya memiliki kesan tersendiri.

Ratusan pengunjung terlihat memadati lokasi itu. Mereka asyik menikmati beberapa wahana permainan yang tersedia seperti biang lala, komidi putar, dan lainnya. Fasilitas permainan tradisional itu tetap menjadi daya tarik utama di pasar malam.

Tidak hanya itu, kemeriahan pasar malam turut diramaikan oleh pedagang makanan yang menjajakan aneka kuliner, aksesoris hingga pakaian dengan harga yang relatif murah sesuai kantong warga desa.

” Saya sering berkunjung ke pasar malam dan saya menikmatinya. Harga apapun yang ditawarkan disitu cukup murah. Semoga pasar malam terus bertahan dan semakin berkembang dengan memperbanyak wahana permainan yang pastinya tetap memperhatikan aspek keamanan, ” kata seorang pengunjung, Andi (27).

Seperti halnya Andi yang masih sering berkunjung ke pasar malam. Pasangan muda-mudi Doni (24) dan Widi (22), pun juga demikian. Di usia mereka yang masih muda, dan dengan tingkat gengsi yang tinggi ternyata tak mengurungkan niatnya untuk tetap berkunjung ke pasar malam.

Justru bagi mereka, pasar malam merupakan tempat yang paling romantis untuk menghabiskan waktu bersama pasangan. Pasar malam menyisakan sekelumit kisah cinta yang tak terlupakan bagi mereka.

” Kami tadi naik bianglala lalu bersenda gurau sambil menikmati bakso dan juga aromanis berdua. Dimana ada pasar malam di Demak, kami selalu menyempatkan diri untuk datang kesana. Pasar malam adalah tempat romantis dimana dulu saya mengungkapkan perasaan cinta kepada Widi pacar saya, ” ungkap Doni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *