Tiket Pesawat ke Labuan Bajo

komodo

Ini kali pertama saya hunting ticket periode lebaran. Maklum, sebagai orang Bandung saya tidak pernah mudik dari Jakarta memakai pesawat (ya iyalah!).

Penelitian saya mulai bln. Oktober th. 2014. Ada dua pilihan airlines yang fly thru dari Jakarta yakni Garuda Indonesia serta Lion Air. Tujuannya meskipun transit di Denpasar, tetapi saat beli ticket, maksudnya Labuan Bajo.

Dengan Garuda Indonesia, kami mesti membayar Rp 25 juta ber-empat. Apaaah?? Ticket kami Jakarta-Sydney ber-empat pp cuma 60% nya! Disamping itu Lion Air juga tidak kalah mahal, Rp 3 juta pp per orang.

Saya cobalah melirik Air Asia, dari Jakarta ke Pulau dewata, lalu Pulau dewata ke Labuan Bajo either dengan Lion maupun Garuda Indonesia. Lewat cara itu, harga tiketnya ber-empat pp sekitaran Rp 20 juta *kemudian pingsan!

Sesudah penelitian sekitaran 2 minggu serta bimbang pada go or no go…. lalu harga ticket di tanggal yang kami incar mulai merangkak naik. Kami putuskan untuk mengeksekusi ticket Lion di harga Rp 3. 2 juta pp per-orang. Ingin nangis rasa-rasanya, namun tuturnya traveling ke Komodo memanglah mahal.

Untuk menghibur diri, sekian kali saya cek lewat Skyscanner harga ticket pesawat dengan jam serta tanggal yang sama, alamak hingga Rp 5 juta loh seseorang! Alhamdulillah kami beli 9 bln. dimuka.

Harga ticket kami jadi 4, 9 juta

Our Family Traveler Partner

Live on board cuma satu keluarga rasa-rasanya kurang seru. Kami mulai deh ajak saudara, rekan serta handai taulan. Eaaaa bahasanya! Serta ajakan maut kami membawa hasil.

Kami memperoleh 3 keluarga lain yang ikut serta, Kel. Iwan serta Kel. Wulan pernah camping berbarengan kami di Dusun Bambu, Kel. Andre serta Cia yaitu kakak mr. husband. Serta Tante Princess, sepupu mr. husband yang turut Live on Board berbarengan kami di Tanjung Puting.

Trip organizer kami @ibupenyu pesan 2 kapal di Labuan Bajo buat kami. Bila umumnya kami konvoi dengan mobil, kesempatan ini kami bakal konvoi dengan kapal!

Berdamai Dengan Lion Air

Pagi ini kami pergi dari tempat tinggal ke airport jam 4 pagi. Kami tak dapat situs check-in semalam, jadilah kami pilih pergi pagi.

Keadaan airport ramai tetapi masihlah teratasi. Kami tak antre waktu check-in, namun kami mesti geser counter lantaran belum membayar airport tax waktu beli ticket. Nyatanya itu mengapa kami tak dapat situs check-in.

” Ayah beli tiketnya telah lama sekali ini. Mulai Feb 2015, ticket kami telah termasuk juga airport tax “, petugas menerangkan pada mr. husband. Misal saya lagi tidak tergesa-gesa menguber saat untuk solat Subuh, saya mungkin saja bakal menerangkan sistem penelitian saya saat beli ticket Lion ini pada Pak Petugas itu : p

Sesudah check-in, kami menanti di Starbucks untuk mengambil ” jatah ” free drink and food dari ANZ Travel Card. Saya lalu membungkus dua nasi goreng di Bakmi GM untuk makan pagi ke-2 Kiddos.

Pas jam 7 pagi, ada pengumuman lewat speaker, ” Pesawat Lion Air dari Denpasar telah mendarat ” Yeay, kami juga GR serta begitu meyakini itu yaitu pesawat yang bakal membawa kami sesuai sama jadwal jam 07. 30.

Kami masuk kedalam gate, serta pilih duduk dekat colokan listrik. Alhamdulillah kami masihlah bisa tempat duduk, gate terlihat begitu ramai. Perasaan mulai tidak enak nih!

Jam 07. 30 telah lewat, sekalipun tak ada pengumuman apa-apa untuk nomer flight kami.

Jam 8 pagi, penumpang yang lain mulai mengerubungi counter Lion. Saya buka camilan bekal ke Komodo. Serta ya telah deh keep calm and keep on ngemil ajalah : D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *