Cara cek apakah BPKB asli atau palsu

gadai bpkb asli

Menurut Kasi BPKB Polda jateng, Kompol Jamal Alam H bagaimana dapat membedakan BPKB itu palsu atau asli?

Jamal menyampaikan baiknya orang-orang atau perusahaan pembiayaan datang ke kepolisian paling dekat untuk mengecek. Menurut dia, pembuatan BPKB oleh Korlantas senantiasa tidak sama setiap seri.

Diluar itu, ada 12 security safe yang cuma di ketahui oleh petugas kepolisian. Umpamanya type material BPKB setiap th. tidak sama, lalu peletakan hologram sampai type huruf yang dipakai setiap daerah dapat juga tidak sama.

Jamal mengharapkan orang-orang lebih waspada. Orang-orang disuruh senantiasa lakukan kroscek keabsahan dokumen, baik dalam sistem jual beli kendaraan, sampai transaksi pada instansi pembiayaan yang jadikan BPKB sebagai agunan.

Serahkan kepolisian

Masalah BPKB palsu yang jadikan agunan jadi momok untuk instansi pembiayaan serta beberapa koperasi di Kota Semarang. Penelusuran Tribun Jateng, sebagian besar korban penipuan BPKB palsu malas bercerita peristiwa itu.

Pertama, Tribun mendatangi satu Koperasi Taruh Pinjam yang ada di jalan Lampersari, Kota Semarang. Data yang didapat Tribun, koperasi itu jadi korban penipuan bermodus BPKB palsu. ” Semuanya telah kami serahkan ke kepolisian kok, dapat bertanya sana saja, ” kata seseorang pegawai koperasi, yang malas namanya ditulis.

Ia mengaku kalau koperasinya jadi korban penipuan BPKB palsu sebagai agunan. Tetapi, untuk detil ia tidak ingin bercerita. Pimpinannya menampik untuk bercerita peristiwa itu. Penelusuran Tribun di lapangan, koperasi itu mengaplikasikan promosi utang cepat. Prasyarat utang cukup hanya Gadai BPKB Motor serta ada embel-embel tanpa ada survey di iklan koperasi itu.

Satu perusahaan pembiayaan di Jalan Thamrin, Kota Semarang juga jadi korban. Sama juga dengan koperasi di Jalan Lampersari, manajemen instansi pembiayaan itu malas diwawancara. Petugas keamanan mengemukakan kalau pihak manajemen telah menyerahkan masalah itu ke kepolisian setempat. Mengenai berapakah kerugiannya, ia tidak paham menahu. ” Kata bos telah diserahkan ke polisi, ” ucapnya.

Dari lima instansi pembiayaan yang Tribun datangi, tak satu juga yang bersedia diwawancara. Bahkan juga, ada satu koperasi di lokasi Genuk yang telah tak beroperasi. Info yang didapat Tribun, pelaku sukses mencairkan dana Rp 60 jutaan bermodalkan BPKB palsu di koperasi itu. Masalah itu, sekarang ini diakukan Polda Jateng. (http://www.mybpkb.com/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *